Rabu, 21 Mei 2014

Naga Hanya Legenda Atau Nyata

PokerKiuKiucom Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia - Penampakan ular naga, Mungkin itulah pokok pembicaraan yang hangat jika kita mendengar istilah naga dalam pembicaraan sehari hari. Naga bisa dikatakan adalah kakek buyut dari berbagai monster yang ada di dunia yang banyak di gambarkan atau dilukiskan di berbagai dinding goa selama 25.000 tahun dan selama 8000 tahun di Cina. Sahabat anehdidunia.com pada zaman suku Aztec dan Celtic pencitraan naga sangatlah ditakuti karena kepercayaan akan naga yang mempunyai cakar dan mengeluarkan api dari mulutnya. Apakah naga itu nyata atau hanya sekedar legenda?



Naga merupakan salah satu unsur terpenting dalam kehidupan bangsa China. Hal ini dapat dilihat dari budaya China yang hampir semuanya berhubungan dengan hewan legenda ini. Sebaliknya, para peneliti telah lama meyakini bahwa naga hanyalah merupakan mahkluk khayalan semata yang hanya hadir dalam legenda-legenda klasik.

Namun sebuah penemuan pada tahun 1996 seolah menjawab keragu-raguan para ahli. Para arkeolog di China berhasil menemukan fosil naga ini di Desa Guanling, Kota Anshun, China. Penemuan ini membuktikan bahwa hewan yang dikeramatkan ini a pernah ada. Lihat juga Minuman Alkohol Dari Bahan Tidak Lazim

Dalam bingkai ilmu pengetahuan, naga merupakan reptil yang hidup di samudra pada masa Triasik sekitar 200 juta tahun yang lalu. Naga merupakan makhluk amfibi, ia banyak menghabiskan waktunya di air dan terkadang berjalan ke daratan. Naga merupakan legenda yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan masyarakat China. Hewan dari masa lalu ini, sering hadir dalam kisah-kisah masa lalu China dan dianggap sebagai makhluk yang istimewa. Orang Mandarin juga meyakini bahwa mereka adalah titisan dari naga.

Hal inilah yang membuat penemuan pada tahun 1996 ini di sambut baik masyarakat. Fosil naga yang ditemukan di Desa Guanling itu dilengkapi dengan sepasang tanduk di atas kepalanya. Wujud dari naga ini menyerupai hewan legenda yang sering terdapat dalam legenda. Fosil ini dalam kondisi baik dengan Panjangnya keseluruhan mencapai 7,6 m, kepalanya 76 cm dan lehernya 54 cm. Tubuhnya memiliki panjang 2,7 m serta lebar 68 cm, dan buntutnya 3,7 m.

Kepala naga ini berbentuk segitiga, dengan lebar mulut 43 cm. Bagian terlebar di kepala naga ini mencapai 32 cm, kedua tanduknya, dengan bentuknya yang simetris menjulang dari bagian terlebar tersebut dan berukuran 27 cm. Tanduknya berbentuk agak sedikit melengkung serta condong ke samping, sehingga semakin membuat fosil tersebut menjadi seperti naga dalam legenda. Fosil itu pada akhirnya dipamerkan pada tahun 2007 di Xinwei Ancient Life Fossils Museum di Anshun, Guizhou, China.

Tak pelak lagi, penemuan ini benar-benar mengegerkan masyarakat. Karena ini adalah pertama kalinya bagi China untuk menemukan sebuah fosil “naga” yang dilengkapi sepasang tanduk. Penemuan ini menyajikan bukti tentang kemungkinan naga memiliki tanduk. Penemuan fosil ini memberi informasi ilmiah yang penting bagi manusia untuk melacak asal-usul legenda naga di China.

Penemuan di Yunnan dan Sungai Liachoe



Penemuan lain Agen Poker Domino Online Uang Asli Indonesia terjadi di Provinsi di dekat sebuah desa di Fuyuan, China baratdaya pada tanggal 22 Januari 2007. Penduduk setempat menemukan fosil naga berukuran kecil yang telah melekat pada lempengan batu di dalam sebuah gua di atas sebuah bukit.



Para petani di desa itu telah melakukan penggalian fosil sejak tahun 2000 untuk mencari “sisa-sisa” dari legenda naga karena terinspirasi oleh penemuan naga yang dipamerkan di Guizhou. Para petani melakukan itu untuk menambah penghasilan dengan menjual fosil tersebut kepada para peneliti.



Sebelumnya, untuk membuktikan keberadaan naga itu, para arkeolog China melakukan ekskavasi sejak tahun 1983 di beberapa lokasi yang diyakini pernah ditinggali oleh peradaban China kuno. Ekskavasi pertama dilakukan di sekitar Desa Niuheliang, di kaki Gunung Merah (Red Mountain). Tepatnya, berada di lokasi lembah Sungai Liachoe. Dari beberapa temuan membuktikan, bahwa di daerah ini pernah ditinggali sebuah peradaban kuno yang cukup maju ribuan tahun silam.

Pada penggalian pertama, para arkeolog menemukan dua potongan batu giok berbentuk seekor naga. Giok naga ini diukir secara halus, berwarna hijau transparan. Penemuan pertama ini, menurut para arkeolog sangat berharga. Dari bukti itu terlihat peradaban ribuan tahun silam memang sudah mengenal budaya ukiran yang sangat halus dan tak kalah indah dengan hasil pahatan zaman sekarang

Penggalian hingga tahun 2003 itu melibatkan puluhan arkeolog dari Research Institute of Lioning Province, dan telah menyelesaikan pekerjaan pada 16 situs. Mereka mengaduk-aduk situs pada areal 1.576 meter persegi. Menggali enam kuburan kuno yang diduga adalah kuburan para pimpinan masa itu.

Dari hasil penggalian itu, ditemukan 479 potong bukti-bukti yang mengarah tentang keberadaan ular naga, dalam bentuk fosil rahang dan bagian tubuh lainnya yang diduga merupakan bagian tubuh dari seekor ular besar. Termasuk tiga potong patung naga yang terbuat dari batu giok halus, yang ditemukan dari kuburan kuno. Konon temuan giok patung naga itu, hampir sama dengan temuan hasil ekskavasi di Desa Sanxingtala pada tahun 1970. Desa ini masuk dalam wilayah Kota Cipeng di Monggolia Dalam.

Profesor So Bingqi, seorang arkeolog terkenal di China dan merupakan Ketua Asosiasi Arkeolog Cina mengungkapkan, temuan terbaru itu masih harus diteliti lebih jauh. Terutama dengan uji karbon, untuk menentukan umur binatang purba itu dan merekonstruksi seluruh bentuk fisiknya.

Penggalian dilakukan lebih dalam lagi, untuk mencari bagian fosil lainnya yang bisa membuktikan, apakah fosil itu merupakan binatang melata biasa atau memang seekornaga yang diduga hidup lebih muda beberapa ribu tahun dari zaman binatang purba Dinosaurus, T-Rex, Brontosaurus dan binatang-binatang purba lainnya.
Namun dari ukuran tubuh, yang bentuknya lebih kecil dibandingkan dengan sejenis dinosaurus, diduga kuat temuan itu memang adalah sejenis ular pemangsa. Karena terlihat dari taringnya yang sangat tajam yang mengarah ke dalam, seperti halnya pada binatang pemangsa lainnya yang ditemukan lebih dahulu seperti T-Rex.

Nenek Moyang Ular

Penelitian di sekitar lembah Sungai Liachoe terus dilanjutkan para arkeolog, untuk menentukan apakah temuan ini hanya satu-satunya bukti atau masih ada yang lain. Ternyata dugaan dari para arkeolog itu tidak sia-sia, penggalian di “Red Mountain Goddes”, ternyata ditemukan bukti lainnya yang saling mendukung. Temuan serupa di lokasi ini, menemukan beberapa bukti lain yang menguatkan keberadaan naga itu.

Baik arkeolog Bingqi maupun Daahun, anggota Tim Kerja pencari bukti keberadaannaga itu menyimpulkan, ular yang selama ini dimitoskan itu memang ada. Hanya apakah bentuknya memang sempurna, seperti nagayang digambarkan dalam bentuk patung seperti di biara atau hanya ular purba biasa? Semua itu masih dalam tanda tanya. Para Agen Poker Online Texas Poker masih mencari bukti-bukti lain, dan merekonstruksinya secara sempurna.

Untuk sementara, mereka berhasil merekonstruksi temuan fosil itu adalah sejenis binatang ular purba. Hal ini terlihat jelas, dari kerangka kepala yang mengarah pada sebuah kerangka ular. Namun masih belum sempurna, karena beberapa bagian lain yang diduga berupa tulang rawan bentuknya masih samar-samar. Tapi semua arkeolog meyakini, fosil itu adalah fosil naga, nenek moyang ular-ular sekarang.

Mengenai keraguan bentuk naga sebenarnya, untuk sementara mereka sepakat gambaran patung-patung naga yang dibuat sejak ribuan tahun lalu, diduga kuat itu mewakili bentuk ular naga sebenarnya meski bukti-bukti pendukungnya masih dideteksi.

Sabtu, 03 Mei 2014

Planet Yang Akan Menggantikan Bumi

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia - NASA atau pihak antariksa dari berbagai negara sejak bertahun-tahun yang lalu sudah melakukan penelitian terhadap planet yang sangat mirip dengan bumi alias planet yang dapat di huni oleh manusia.

Kemudian, baru tahun ini NASA menemukan planet yang memiliki karakteristik seperti planet bumi, atau tempat kita tinggal saat ini. Planet-planet tersebut diketahui juga memiliki kandungan oksigen dan air di dalamnya yang diduga dapat dijadikan tempat tinggal manusia.

Tak hanya itu, setelah NAS menemukan planet-planet tersebut mereka berencana untuk mengirim manusia untuk tinggal di sana. Mereka ingin melakukan penelitian yang lebih dalam lagi dengan planet-planet tersebut. Mereka menduga bumi akan digantikan dengan planet-planet tersebut sebagai tempat tinggal mereka.

Nah, mau tau seperti apa planet yang akan menggantikan bumi tersebut? Yuk, langsung saja kita simak ulasannya yang berikut ini, lihat juga berlian cantik yang mempunyai kisah menyeramkan.

1. Gliese 581 d



Planet yang pertama adalah planet Gliese 581 d. Planet ini diketahui memiliki kandungan air di permukaannya. Tak hanya itu, Planet Gliese 581 d juga memiliki gravitasi yang lebih besar dibandingkan dengan gravitasi yang ada di bumi. Planet ini diklaim oleh beberapa pakar dari Prancis sebagai planet yang akan menggantikan bumi.

2. HD 40307 g



Planet yang kedua adalah planet HD 40307 g. Menurut beberapa pakar planet ini diketahui memiliki karakteristik yang sama dengan bumi, yaitu memiliki kandungan air di permukaannya. BuahPoker Agen Poker Domino Online Uang Asli Indonesia Terpercaya Tanpa Robot Tak hanya itu, planet ini juga diketahui memiliki perputaran sama dengan bumi, yaitu memiliki siang dan malam, sehingga planet ini diketahui bisa menjadi tempat tinggal manusia.

3. Mars



Mars selama ini dietahui sebagai planet yang memiliki permukaan tandus dan berdebu. Namun, beberapa peneliti berpendapat bahwa Mars memiliki kandungan air di dalamnya sehingga planet Mars sama dengan planer bumi, dan dapat dihuni oleh manusia. Beberapa tahun kedepan, menurut penelitian, akan ada manusia yang akan meluncur di sana, dan sampai menetap di sana.

4. Gliese 163 c



Planet yang satu ini diketahui juga merupakan planet yang layak untuk di huni. Buka-bukaan Bisnis Online Sederhana Hasil Dahsyat Modal Hemat Hal ini dikarenakan planet Gliese 163 c ini diketahui memiliki karakteristik sama dengan bumi. Namun, hanya saja, planet ini memiliki suhu yang lebih panas di banding bumi.

5. Kepler-22b



Planet yang terakhir adalah planet Kepler-22b yang diklaim juga dapat di huni oleh manusia. Planet Kepler-22b ini menurut beberapa peneliti memiliki sister rotasi seperti bumi yang dalam perhitungan satu tahun sebanyak 290 hari. Namun, sedangkan di bumi perhitungan satu tahun sebanyak 365 hari. Selain itu, planet ini diketahui juga memiliki kandungan air di dalamnya.

Itulah dia ke lima planet yang akan menggantikan planet bumi sebagai tempat tinggal manusia.


Source
http://mascandu.com
http://candu-webs.blogspot.com/